Kumpulan Contoh Karangan Liburan Sekolah Terbaik 2019

Kumpulan contoh karangan liburan sekolah banyak dibuat atau ditulis para siswa dalam bentuk karangan yang secara nyata dialami oleh para anak sekolah. Liburan telah usai banyak pengalaman atau cerita yang pasti tidak sabar anda ingin ceritakan kepada teman sebangku anda atau teman sekelas anda mengenai liburan anda. Dari banyak anak sekolah atau siswa pasti pada saat berlibur memiliki tujuan tempat berlibur yang berbeda - beda atau bahkan ada yang menghabiskan liburannya hanya di rumah saja, itu si tidak masalah yang penting liburan sekolah anda bisa nikmati dalam berbagai cara atau dengan hal - hal yang positif.


Kebanyakan para anak sekolah biasanya suka berlibur ke rumah nenek karena suasananya sangat berbeda misalnya anda yang tinggal atau sekolah di sebuah kota pasti sangat rindu untuk berlibur ke tempat nenek yang berada di sebuah desa atau yang jauh dari keramaian karena kondisi alam yang sangat menjanjikan untuk menikmati libur panjang. Ada juga yang biasanya berlibur ke tempat - tempat wisata atau tempat - tempat yang sangat tren di saat itu atau tempat yang lagi viral untuk dikunjungi meskipun harus memerlukan dana yang cukup mahal, tetapi yang terpenting berlibur disesuaikan dengan kemampuan dana yang anda miliki dan bisa membuat anda bahagia.


Saat masuk sekolah setelah liburan kadang agak canggung rasanya bertemu dengan teman karena terlalu lama liburan tetapi dengan perasaan itu kita dapat bercengkrama dengan teman dengan bercerita tentang liburan sekolah, itulah yang sudah menjadi tradisi setelah liburan pasti kita ingin bertanya atau bercerita tentang liburan kita kepada teman kita. Jika anda ingin menceritakan tentang liburan anda kepada teman tetepi bingung mau memulai dari mana maka anda bisa melihat referensi contoh karangan liburan sekolah yang saya sudah rangkum di bawah ini :

LIBURAN KE RUMAH NENEK
Libur akhir tahun pelajaran kali ini sangat menyenangkan karena libur sekolah bersamaan dengan libur Hari Raya Idul Fitri. Ayah dan Ibu juga memperoleh cuti hari raya, sehingga kami dapat menghabiskan waktu bersama-sama lebih lama daripada libur tahun-tahun sebelumnya.

Kami berencana untuk pergi ke rumah nenek di Brebes. Ayah telah memesan tiket kereta api tiga hari sebelum hari raya dan seminggu setelahnya. Ibu pun telah menyiapkan banyak buah tangan untuk nenek, seperti emping pedas kesukaan nenek. Aku dan adik menyiapkan pakaian yang akan kami bawa selama di rumah nenek. Tidak lupa kami menyiapkan hadiah untuk nenek.

Setibanya di Stasiun Brebes, kakek sudah menyambut kami bersama sepupu kami yang bernama Althan. Senang sekali melihat kakek sehat dan tersenyum bahagia menyambut kami. Kakek telah memanggil dua becak yang akan membawa ayah, ibu, dan aku beserta tas-tas kami. Adik naik motor bersama kakek dan Althan.

Sesampainya di rumah, nenek menyambut kami dengan senang. Nenek telah memasak banyak makanan kesukaan kami untuk berbuka puasa. Tante dan paman juga ada menyambut kami. Senang sekali dapat bertemu dengan sepupu-sepupuku yang lain, Elkandra, Ziyad, Abiyu, dan Fatimah.

Selama puasa, kami bersama-sama pergi taraweh ke masjid-masjid di dekat rumah kakek. Aku selalu menemani nenek taraweh, sedangkan adikku, Galih, menemani kakek taraweh di musola belakang rumah kakek. Dan pada malam hari sebelum hari raya, kami membuat lontong dan ketupat bersama-sama. Nenek memasak opor ayam kampung dan kakek menggiling daging sapi untuk dibuat sambel goreng.

Hari raya telah tiba. Pada pukul 06.00, kami bersama-sama pergi ke Lapangan Sayidan untuk melaksanakan salat Ied. Aku duduk di antara nenek dan ibu. Setelah salat Ied, kami pergi ke makam dan bersilaturahmi ke rumah-rumah tetangga. Pada sore harinya, kami pergi ke Tegal. 

Selama di rumah nenek, kami jarang pergi ke luar rumah. Karena kota Brebes sangat panas dan jalanan pun macet. Untuk pergi kemana-mana, kami memerlukan waktu yang lama karena setelah hari raya jalanan mulai ramai oleh arus balik. Di rumah, kami bermain pasir yang dapat dibentuk beraneka macam bentuk dan kadang bersepeda di kampung pada sore hari.

Tiba saat kami akan kembali ke Jogyakarta. Nenek telah menyiapkan banyak oleh-oleh yang akan kami bawa pulang, dari telur asin, bawang merah, sampai otak-otak bandeng kesukaanku. Nenek, kakek, tante, paman, serta Althan dan Elkandra mengantar kami ke stasiun. Nenek terlihat sedih. Kata nenek, rumah nenek sepi kembali. Aku pun berkata kepada nenek akan kembali lagi ke Brebes pada liburan sekolah bulan Desember nanti. Kami sangat senang dengan liburan saat ini. Dan aku berharap, agar liburan berikutnya dapat bertemu nenek dan kakek dalam keadaan sehat dan bahagia.

PENGALAMAN LIBUR KERUMAH NENEK DAN KAKEK 
Pada waktuliburan sekolah saya dan keluarga pergi liburan ke rumah nenek saya berangkat dari rumah pukul 06.00 pagi menggunakan mobil pribadi di perjalanan kami sekeluarga menikmati pemandangan sekeliling di tengah perjalanan saya melihat banyak persawahan yang di tumbuhi oleh padi yang runduk ,,,,

Kami sekeluarga menikmati suasana perjalanan sesampainya di rumah nenek kami langsung beristirahat,,,setelah beristirahat kami di ajak memancing ikan oleh kakek dan kami menangkap beberapa ikan besar setelah itu kami membawa pulang dan kami membakar ikan bersama keluarga ,, keesokan hari nya kami di ajak memetik buah oleh nenek ,,,kami memetik buah seperti buah mangga dan jambu ...di kebun tersebut kami sangat riang nya bermain-main setelah hari menjelang sore kami sekeluarga pun pulang kembali ke rumah nenek tak terasa hari berlibur pun akan berakhir ,,, 

Pada keesokan nya kami sekeluarga bersiap-siap untuk pulang ke pati hati kami sangat sedih karena akan berpisah dengan nenek dan kakek ,,,dan kami pun pasti akan merindukan nenek dan kakek... liburan kali ini adalah liburan yang sangat menyenangkan dan sangat sulit untuk di lupakan ,,,, saya sangat senang pergi ke Magelng karena kalau pergi kesana saat liburan saja ,, saya sangat kagum dengan keadaan di sana karena pemanandangannya sangat indah dan sejuk ! keadaan di daerah pegunungan rumah nenek dan kakek saya sangat rindang banyak pohon yang masih hidup dan banyak ada juga suara burung berkicauan di daerah rumah nenek dan kakek saya.

Saat pagi hari di sana udaranya sangat dingin dan sejuk ! sampek2 saya tidak berani mandi karena airnya yang sangat dingin, kalau menjelang jam 10pagi saya sering di ajak nenek sama kakek ke kebun di sana banyak buah yang di tanam nenek di kebunya antara lain buah strawbery, anggur , markisa, jeruk , jambu , mangga dll. di kebun nenek juga ada sayur2an seperti kol ,sawi , selada , bawang dll,, kalau saya di ajak main ke rumah nenek saya tidak mau pulang karena di sana beda dengan di pati ,, jika saya di rumah nenek sering di ajak muncak ke gunung dieng sama saudara saya yang disana! indahnya rumah nenek indahnya pegunungan dieng ,kangen keadaan di sana , jika liburan lagi saya akan datang ke sana untuk berlibur dan menikmati indahnya  dan sejuknya pegunungan !!! di daerah pegunungan sangat indah dan alamnya masih terjaga .. semoga di sana masih tetap kayak dulu seperti indahnya dunia seperti surga yang ada di alam semesta .

LIBURAN KE TEMPAT SAUDARA
Waktu liburan sekolah bulan Juni, tepatnya hari Minggu. Saya menghadiri acara keluarga, disana semua saudara datang berkumpul. Ada yang dari dalam dan luar kota. Saya senang sekali, karena ternyata liburan tahun ini saya tidak hanya dirumah, tapi diluar rumah. Selesai dari acara itu. ternyata saudara saya dari desa menginap dirumah saya hanya untuk satu malam, karena esok hari Senin mereka akan kembali ke desa. Pagi hari pun tiba. sinar matahri menerangi rumahku.

Aku dan saudaraku bersiap - siap untuk jalan - jalan melihat - lihat sekitar Jakarta. sepulang dari sana, ternyata kakak saya mengajak jalan - jalan lagi dengan motor. kami berjalan - jalan ke bekasi.
disana ada suatu tempat yang bagus. saya melihat ada bebatuan, air yang mengalir dan tempat lainnya dan kami pergi ke suatu mall untuk makan siang. Minggunya saya pergi ke kebun binatang, disana banyak binatang - binatang. saya juga membeli beberapa souvenir yang ada di kebun binatang tersebut. untuk diberikan kepada saudara - saudara saya.

BERLIBUR KE PANTAI
Pada hari Kamis setelah Idul Fitri, tepatnya pukul 08.30 pagi, aku dan keluargaku berlibur ke Pantai Carita. Sebelum kami berangkat ke pantai Carita, aku mempersiapkan makanan dan minuman untuk kami nikmati di sana. Sedangkan keluargaku mempersiapkan kendaraan yang akan kami pakai. Setelah semuanya siap, kami langsung berangkat menuju pantai Carita.

Selama di perjalanan, aku sangat kagum dengan keindahan alamnya. Jalannya yang berkelok-kelok seperti gelombang, sawahnya yang berjejer dengan rapih, dan suasana pegunungan yang sangat indah. Ternyata begitu besar Karunia yang telah Allah berikan untuk kita semua.

Sesampainya di pantai, kami langsung mencari tempat yang teduh. Kebetulan hari itu cuacanya cukup panas jadi kami harus mencari tempat yang nyaman untuk beristirahat. Setelah mendapatkan tempat yang cocok, aku dan sepupuku langsung bergegas menuju pantai. Kami langsung berenang sambil menikmati deburan ombak yang menghampiri tubuh kami.

Saat aku sedang menikmati suasana pantai, tiba-tiba aku mendengar suara seseorang meminta tolong. “ Tolong……tolong…….!” Ternyata suara itu adalah suara sepupuku. Betapa terkejutnya aku melihat ia terbawa ombak. Aku dan orang-orang disekitar langsung menolongnya. Aku melihat wajah sepupuku begitu pucat, ia takut sekali tenggelam.

Setelah kejadian itu, orang tuaku meminta kami untuk berhenti berenang dan segera membersihkan badan kami yang penuh dengan pasir. Mereka tidak mau hal-hal yang tidak diinginkan terjadi kembali. Tentu saja kami mengikuti permintaan mereka.

Sebelum kami pulang, tak lupa kami menikmati makanan dan minuman yang telah kami persiapkan dari rumah. Setelah semuanya merasa puas bermain, kami memutuskan untuk segera pulang.
Liburan kali ini memberikan kenangan tersendiri bagiku. Semoga aku tidak akan mengalami musibah yang menimpa sepupuku.

LIBURAN SEKOLAH DI RUMAH MEMBANTU IBU
liburan semester yang lalu,saya tidak pergi kemana-mana. saya hanya di rumah saja dan melakukan kegiatan saya seperti biasa kecuali sepergi ke sekolah. Di rumah saya membantu ibu saya memasak kue untuk tahun baru. ketika saya membantu ibu,saya terlalu lama memanggan kue sehingga kuenya gosong. ibu memarahi saya dan menyuruh saya untuk mengulang membuat kue dari awal. 

Saya malu,karena saat kami membuat kue,sepupu saya melihatnya dan menertawai saya. akhirnya dia pun membantu saya membuat kue. setelah membuat kue,saya membersihkan rumah,mencuci piring dan menyapu halaman. semua pekerjaanku dibantu oleh sepupu saya sehingga semuanya terasa mudah. hari demi hari berlalu tak terasa sepi di rumah karena sepupku yang riang ini. walaupun saya hanya di rumah membantu orang tua saya,saya tidak merasa bosan karena sepupu saya. itulah liburanku.

BERKUNJUNG KE KEBUN BINATANG
Pada waktu liburan sekolah saya beserta keluarga saya berencana untuk berlibur bersama keluarga. Saya pergi berlibur ke Kebun Binatang Surabaya yang terletak di kota Surabaya,Jawa Timur.
Hari yang kunanti pun datang, kami pun menyediakan barang barang yang diperlukan, di sana jarak yang kami tempuh dari Bangkalan kurang lebih 40 KM jalan yang kami tempuh sangat jauh dan melalui jembatan terpanjang se Asia Tenggara yaitu jembatan Suramadu.

Setelah melewati beberapa puluh kilometer jauhnya perjalana kami pun telah sampai diKebun Binatang Surabaya disana hewan-hewan di masukkan kedalam kandang, kita hanya boleh melihat hewan-hewan yang berkeliaran itu dari luar kandang, itu pun kita tidak boleh sekali-kali terlalu dekat dengan pagar kandang dan harus tetap berjalan bersama rombongan dan tidak boleh sekali memisahkan diri kalau tidak mau tersesat.

Taman Safari 2 ini ditujukan untuk melindungi hewan-hewan liar atau hewan-hewan yang hampir punah karena ulah manusia yang tidak bertanggung jawab. Kita sebagai generasi muda seharusnya melindungi hewan-hewan tersebut bukannya merusak dan mengusik habitatnya agar anak cucu kita dapat melihatnya di kemudian hari.

Setiap hewan ditempatkan dilahan yang berbeda-beda dan dibatasi oleh dinding, dan pagar besi yang sangat kuat, sehingga pengunjung merasa aman dan setiap kandang terdapat penjaga sendiri sendiri untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Udara di sana sangatlah panas tempatnya pun sangat luas sekali hingga terasa lama dan panjang saya mengelilingi Kebun Binatang Surabaya tersebut, dan akhirnya kami menemukan tempat yang tepat untuk sejenak mengistirahatkan badan haripun menjelang petang kami bergegas untuk kembali pulang kerumah di perjalanan kerumah saya melihat matahari tenggelam yang begitu indah dari atas jembatan Suramadu. Tiada hari yang menyenangkan selain berlibur ke Kebun Binatang Surabaya.

LIBURAN KE RUMAH NENEK DI DESA
Liburan kali ini sangat berkesan bagiku. Aku diajak ayah berlibur ke rumah nenek di sebuah desa di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Sebenarnya sudah lama aku tidak berkunjung ke desa nenek. Maka kesempatan berlibur ke rumah nenek sangat menggembirakan hatiku.

Pukul delapan pagi aku berangkat bersama ayah. Ayah mengendarai motor dan aku membonceng di belakang. Setelah menempuh sekian puluh kilometer, akhirnya kami sampai di rumah nenek.
Keesokan harinya, aku diajak keponakan ayah untuk pergi ke sawah nenek. Kebetulan hari itu nenek lagi panen padi. Sawah nenek tidak jauh dari rumah. Beberapa menit saja aku sudah sampai di lokasi sawah nenek. Banyak orang sedang memanen padi di sawah nenek. Ada yang menyabit padi. Ada pula yang merontokkan butir padi dengan alat perontok padi.

Hari ketiga, aku diajak ayah ke rumah teman lamanya di pinggiran Danau Singkarak. Rumah teman ayah berada di pinggiran danau sehingga dengan leluasa dapat menyaksikan keindahan danau Singkarak. Danau terbesar kedua di Pulau Sumatera setelah Danau Toba di Sumatera Utara.
Hari-hari berikutnya aku lalui dengan menyenangkan. Ikut bergabung bermain bersama teman di desa itu. Ternyata mereka sangat ramah dan suka bergaul. Aku merasa seakan-akan sudah lama bergaul dengan mereka.

Hari terakhir, aku merasa enggan meninggalkan desa nenek. Desa yang subur, penduduknya yang ramah dan suka bergotong-royong. Rasanya aku ingin terus berada di desa nenek tetapi itu tidak mungkin. Sore hari aku pulang kembali ke rumah bersama ayah.
Seminggu penuh aku berada di rumah nenek menjalani masa libur. Pengalaman yang sangat menyenangkan. Jika ada kesempatan liburan sekolah pada masa berikutnya, aku meminta pada ayah agar kembali berlibur di rumah nenek.

Dari beberapa kumpulan contoh karangan liburan sekolah di atas mungkin ada yang sama dengan liburan anda, semoga setiap pengalaman liburan anda lebih menarik dari contoh karangan di atas dan bisa anda bagikan di kolom komentar di bawah untuk saya bisa baca setiap tulisan karanga liburan anda, selamat mengarang untuk cerita liburan anda.
loading...